Wednesday, February 1, 2012
Seafood Ramen @ J - Pop
Location : J - Pop @ Binus Syahdan ( Gang U )
Price : Rp 15.000 (Free Ocha~)
Ramennya enak (Walaupun sebenarnya itu ramen instant -.-")
Uniknya.. baru kali ini makan ramen dengan tambahan rumput laut.
Delicious.
Thank Jeje ~
Saturday, January 28, 2012
Dante Coffee - Central Park Mall
Masih demam akan hunting makanan pake voucher - voucher deal diskon dari berbagai web / situs deal.
Kali ini, kesempatan jalan-jalan sama kakak tercinta yang selalu hanya bisa berlangsung di hari Minggu kami habiskan dengan hunting makanan pake voucher Disdus di Dante Coffee - Central Park Mall Jakarta.
Lumayan capek juga muterin dalemnya CP buat nyari lokasi si Dante dan ga nemu-nemu sampai akhirnya nanya sama bapak security (kenapa ga nanya dari awal ya? ~), dan ternyata teman-teman setanah air, si Dante ngumpet di pojokan gedung Tribeca. Fiuhh~ Finally, hasil hunting kali ini :
N.B :
Makanannya hasil redeem voucher, tapi minumannya mesti pesen lagi, and....its price is sooo expensive~
Saturday, December 3, 2011
Ups dan Downs
Terlalu lama berada di atas akan membuat anda merasakan sakit yang berlebihan ketika jatuh ke dasar. Kecuali....jika anda sudah menyiapkan sebuah "Parasut"
Hari ini dikabarkan mengenai beberapa nilai Mid Test yang baru saja berakhir minggu kemarin, beberapa teman terkejut melihat hasil salah satu ujian gw, yang dimana sampai saat ini gw akui merupakan nilai terburuk sepanjang masa gw kuliah di kampus "tercinta" ini. Nilai yang mungkin cukup bisa membuat gw memiliki alasan untuk terjun dari Lantai 8, haha. Tapi jujur saja, ketika melihat nilai tersebut, gw sendiri tidak terkejut, percayalah, kenapa? Karena sebelumnya hal ini sudah terduga oleh gw sendiri. Anyway, gw ingin mengucapkan terimakasih kepada teman-teman yang tadi udah menyemangati gw, haha, percayalah, I'm OK, will fight for the Final Test. Selama ini, kebanyakan dari teman-teman selalu percaya bahwa seorang Anni Susanti tidak mungkin gagal, tidak mungkin dapat nilai jelek, tidak mungkin tidak mendapat nilai A, well, lihat saja, kali ini seorang Anni Susanti bisa saja gagal, bisa tidak mencapai target, maka dari itu, percayalah, di dunia ini tidak ada yang sempurna, hidup ini terkadang membuat gw terlalu percaya diri dan sombong berada di atas, tapi gw bersyukur untuk kali ini, karena kali ini, sebelum terjatuh, gw sudah mempersiapkan "parasut", sudah siap mental, gw berpikir bahwa gw hanya sudah capek berada di atas, gw butuh melihat ke bawah, gw butuh pijakan untuk bisa kembali bertahan di atas.
By the way, satu quote dari Bill Gates yang setidaknya selalu bisa menyemangati gw :D
For those who always believe in me, thank you
Mengutip kata-kata dari Ilana Tan, "For those who always believe in me, thank you"
Ya, gw ingin mengucapkan terimakasih kepada orang-orang yang selalu mempercayai gw, walaupun gw sepertinya telah mengecewakan mereka.
Belakangan ini banyak masalah yang terjadi, gw sendiri ga tahu kenapa masalah-masalah ini selalu datang bersamaan di saat gw merasakan kesenangan, di saat gw memutuskan untuk mengubah hidup gw menjadi lebih "baik"..
Berbicara mengenai teman, gw adalah orang yang sangat menghargai teman, gw selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi orang-orang yang sudah mau menjadi teman gw, tapi entah kenapa, gw merasa, arti kata "teman" itu terkadang merupakan suatu hal yang sulit untuk dapat dipahami, mereka mungkin saja datang kepada anda di saat mereka sangat membutuhkan bantuan anda, tetapi ketika suatu saat anda melakukan suatu kesalahan yang sesungguhnya bukan merupakan masalah besar, mereka mulai tidak senang, mereka mulai memarahi anda, mereka mulai membenci anda, mereka tidak lagi percaya pada anda, hanya karena suatu kesalahan yang tidak dimaksudkan terjadi, apapun alasan yang anda berikan kepada mereka bagi mereka terdengar hanyalah seolah seperti pembelaan diri. Inikah arti "teman" yang dijalani selama ini? Selama ini gw selalu percaya, bahwa, teman itu adalah mereka yang bisa menerima "keterlambatan" anda, menunggu anda walaupun harus "berbicara dengan tembok sendirian". Hingga saat ini, gw tiba-tiba mempercayai satu hal, sesungguhnya, teman-teman yang tidak sering gw jumpai terkadang justru merupakan teman yang paling bisa mengerti keadaan gw. Banyak juga teman-teman yang telah memberikan banyak pengaruh kepada gw, so I want to say "Thanks" for always being my friends, mungkin untuk salah satu / bisa saja beberapa teman di atas, gw hanya bisa mengucapkan satu kata yang paling umum dan paling sering diucapkan, "Sorry, Pardon me", gw minta maaf apabila selama berteman dengan gw, beberapa di antara kalian selalu harus bersabar menunggu gw, gw menghargai kesabaran kalian, maafkan gw yang selalu terlambat, mungkin terkadang gw sangat egois, tidak memikirkan perasaan kalian, tapi gw juga manusia biasa, ga mungkin ga ada kesalahan, mungkin keterlambatan gw dalam beberapa hal menjadi hal yang paling menyebalkan bagi kalian, sampai rasa "benci" itu muncul. Well, gw hanya bisa berusaha menemukan sisi positif dalam beberapa masalah yang terjadi belakangan ini, "berteman" itu tidak mudah, "mempertahankan teman" itu sulit, "dibenci" itu wajar. :)
Berbicara mengenai pekerjaan, gw adalah orang yang bertanggung jawab (setidaknya menurut gw demikian), tapi entah kenapa terkadang pekerjaan / tanggung jawab yang anda jalankan sering salah dimengerti oleh orang lain, ketika anda berusaha menjadi penengah yang baik, anda justru dianggap sebagai "provokator", kebaikan yang anda ingin berikan justru diartikan sebagai suatu "kejahatan". Selalu saja ada orang lain yang ingin melihat "keterpurukan" anda. Mereka bekerja secara diam-diam di belakang anda, mencuri start, memanfaatkan kesempatan yang ada, mengambil ide-ide anda, dan membuat semua orang berpikir bahwa mereka lebih baik dari anda, tetapi di depan anda, mereka akan bersikap baik, "sangat-sangat baik". Yang bisa gw lakukan saat ini hanyalah menerima keadaan, berusaha menjadi lebih baik lagi.
Berbicara mengenai pekerjaan, gw adalah orang yang bertanggung jawab (setidaknya menurut gw demikian), tapi entah kenapa terkadang pekerjaan / tanggung jawab yang anda jalankan sering salah dimengerti oleh orang lain, ketika anda berusaha menjadi penengah yang baik, anda justru dianggap sebagai "provokator", kebaikan yang anda ingin berikan justru diartikan sebagai suatu "kejahatan". Selalu saja ada orang lain yang ingin melihat "keterpurukan" anda. Mereka bekerja secara diam-diam di belakang anda, mencuri start, memanfaatkan kesempatan yang ada, mengambil ide-ide anda, dan membuat semua orang berpikir bahwa mereka lebih baik dari anda, tetapi di depan anda, mereka akan bersikap baik, "sangat-sangat baik". Yang bisa gw lakukan saat ini hanyalah menerima keadaan, berusaha menjadi lebih baik lagi.
Berbicara mengenai keluarga, gw selalu berusaha menjadi anak yang berbakti, tetapi terkadang gw berpikir mengenai istilah "Hak dan Kewajiban", gw punya "kewajiban" untuk berbakti, gw melakukannya dengan senang hati, tetapi ketika gw ingin memperoleh "Hak" gw, selalu ada yang menghalangi, terkadang, gw ingin seperti anak-anak lain yang bisa menikmati hidup sebagai anak yang tidak terbebani oleh permasalahan keluarga yang bukan menjadi tanggung jawab seorang anak, terkadang gw merasa capek menjadi anak yang "terlalu cepat dewasa", terkadang juga gw ingin kehidupan yang "santai", "jauh dari permasalahan", tidak perlu memikirkan faktor-faktor "material".
Tapi, kembali lagi kepada masalah kepercayaan, terimakasih kepada kalian yang selalu percaya kepada gw, mengandalkan gw, memperhatikan dan memahami gw, terimakasih. Terimakasih juga untuk seseorang yang selalu percaya kepada gw tanpa syarat, satu-satunya orang yang walaupun sudah mengetahui sisi buruk gw tapi selalu mendukung apa pun keputusan gw. Dan juga kepada satu-satu nya yang berkehendak dalam kehidupan ini, walaupun banyak cobaan yang Ia berikan, tapi keyakinan bahwa Ia tidak akan memberikan cobaan yang melebihi batas kemampuan hamba Nya selalu gw ingat.
Saturday, November 26, 2011
The 50 Signs and Symptoms on Beginning of Premature Aging
In the Taiwanese / Chinese drama In Time with You, one term that starts the plot story between lead actor and lead actress is beginning on premature aging (初老), or simply premature aging. The term is originally a Japanese term which refers to people around 40 to 50 years old who starts to aware of aging. But in the drama series, the term has a meaning that reflects younger generation of late 20s who is about to reach 30 years old threshold, but shows sign of premature aging, mainly due to the pressure from works and hectic lifestyle which caused the heart aging faster than actual age.
There are plenty of signs and symptoms for premature aging available on the Internet. But in In Time with You drama, Li Da Ren sent to Cheng You Qing a unique list of 50 signs and symptoms on beginning of premature aging. You Qing is furious and angry, but she could not help but looked through the list, and then thinks, how many items she has hit after all.
Here’s the list of 50 signs and symptoms which shows the start of premature aging:
- Next to the pillow, on the side of computer’s keyboard, will have a bunch of heat rub, White Flower Embrocation oil, green oil essence and other essential oils for refreshing.
- Once sit down, there is a puddle of meat at belly.
- Somehow wake up early in the morning.
- Start the sleep after lying on the sofa watching prime-time series for 30 minutes.
- Hate the long-winding meeting with no conclusion.
- Feel that going to be drowned by a bunch of passwords.
- Very bothered by the matter that young people does not give up their seats.
- There is no worry to say goodbye, goodbye, goodbye to people with wrong magnetic field.
- Do not know how to sing the top ranking songs in KTV.
- Used to be able to sing KTV until dawn, now if just stay up late for one day, will be tired for a week.
- Eager to join network activities like Facebook to avoid being abandoned by the young.
- If not muttering to oneself, his mind will be knotted.
- The nearer the things the more easy to forget, but the older the things happened the more easy to remember instead.
- Feel that t-shirt at Wufenpu and street vendors are for cardboard people.
- Used to trouble about acne, now worry about fine wrinkles.
- Unless participating morning exercise of ShuaiShou martial art or temple monastery activities, it’s hard to find a gathering with people older than oneself.
- Feel that the words of “can we be friend?” of unfamiliar net friend is stupid and not patience.
- The rate and chance of meeting new friends gradually passivated.
- Getting more and more aware that experts’ sayings are rotten bluff.
- Feel the body is strange if not eating green vegetables for one day.
- Gradually have no patience for settling trouble for friends.
- Getting more and more dislike to change “habits that have been accustomed to.”
- Hate to overnight outside, as have to bring a lot of things.
- Unwittingly, bring along warm water bottle and floss.
- The reason for lazy to make new friends is that lazy to introduce own life from start all over again.
- Finally understand that “God is really busy!”
- Every time see a certain singer or a certain movie star passes away, will sigh again, our time has passed.
- Always put the “important stuff” at “important area”, but then complete forgotten about the “important area.”.
- When saying you have watched “Tokyo Love Story,” and know about Rika and Kanji, there is an uproar.
- Friends’ divorce (quantity / year) starts to surpass marriage (quantity / year).
- No longer interested in constellation, fortune, astrology, Tarot, gender experts and inspirational book.
- The chance to participate in the memorial is more than the wedding, opportunity for package “white packet” is greater than package “red packet.”
- No longer feel that young sexy girls or handsome guys are a type of happiness fallen from sky.
- Ruin the body previously, now ruined by the body.
- Begin to pay attention to medical news, such as whether Ginkgo biloba can prevent Alzheimer’s disease or not.
- Begin to feel impatient towards cell phone ring tone.
- Begin to care about product ingredients, manufacturers, and good fo period.
- I have something to tell you recently, but I forget all about it once I see you.
- Very critical of army of questionnaire interviewers on the street side.
- Begin to have fighting power to deal with fraudsters.
- Gradually like to buy food at traditional market.
- Most hate to hear “if you don’t like this, then you cannot like this” threat.
- Cannot sleep on bed, but once up from bed to watch TV will snore and sleep on sofa.
- Will not give up remembering the name that has been forgotten.
- Do not have any good feeling towards RAP.
- A bunch of people calling you as XX sister, XX brother, but you just want to ask them – shut up!
- Hate to celebrate birthday.
- Between “embarrassed” and “fighting for better value”, gradually turned to the latter.
- Totally not interested in the point collection reward programs of retail chain store.
- Suspicious of perfect, convince fully on not perfect.
The production team of In Time with You has even prepared several video slideshows that showcase the signs of early aging:
Resources : http://asian-drama.org/the-50-signs-and-symptoms-on-beginning-of-premature-aging/
Thursday, November 10, 2011
Saturday, October 29, 2011
UNY Accounting Days 2011 - We're First Runner Up :)
Hello People, how are you today ? :)
23 October 2011 ; Me and my friend, Dessy Natalia, We got the First Runner Up at the event "UNY Accounting Days 2011" :) What a surprise ! Because we'd never thought that we would be one of the winner at this event. Thanks for being my partner, Dessy. We are the BEST team ! Also thanks to our lecturer, Mr. Stefanus Ariyanto and Mr. Gatot Soepriyanto for your guidance and support during our competition. And don't forget, thanks to my dear friends, my family, my boyfriend and my lovely God who always support me even when I was feel depressed. Thanks all :)
There's some photos about the event -- (Taken at Yogyakarta ; 211011 - 231011) --
You can see the Top ten list @ UNY Accounting Days 2011 at here ; Top Ten List
See you on the next posting ~~ Gbu all :)
Subscribe to:
Posts (Atom)
Featured Post
8 Days Trip : Macau - Shenzhen - Hongkong (Prologue)
Liburan bareng ke luar negeri yuk ! Ide yang tercetus saat lagi mumet selama peak season tahun lalu. Berawal dari sanalah, semua persiapan m...
-
Setelah Fabolous 30 tamat, gue udah benar-benar kehabisan stock drama yang worth it untuk ditonton. Sampai akhirnya, drama yang diperanka...
-
Setelah minggu sebelumnya kami telah mengadakan kunjungan sosial ke YKAKI, minggu berikutnya, tepatnya Sabtu, 20 Desember 2014, kami kembal...
-
“...Most importantly, you need to be willing to take the risk. The hardest part is often the first step. Plunging into the unknown. Taking t...






















